Tingkat harga merupakan salah satu ukuran kualitas suatu perumahan. Dari harga yang dipatok pengembang, kita bisa membayangkan segmen pasar mana yang akan dituju pengembang, dan rumah dengan fasilitas seperti apa yang akan kita dapatkan. Yah, ”Rumah Rp 500 Jutaan di Jakarta”, Itulah topik Utama Realestat pekan ini. Di lokasi perumahan manakah dapat kita temukan Rumah dengan kisaran harga tersebut ?

Tahun 2008 ini banyak disebut sebagai titik cerah kebangkitan sektor properti di Indonesia. Bergairahnya sektor riil serta relatif stabilnya kurs mata uang rupiah, yang diikuti dengan penurunan suku bunga kredit perbankan, tentu telah memicu meningkatnya alokasi kredit properti, baik KPR maupun kredit konstruksi. Karena itu tak mengherankan kalau saat ini pengembang seperti berlomba menawarkan cluster-cluster terbaru perumahan mereka kepada konsumen. 

Banyak kalangan memprediksi, ini adalah moment dimana daya beli masyarakat sudah mulai membaik. Terutama dari golongan kelas menengah.  Mereka adalah kalangan profesional muda yang baru berkeluarga, dan butuh tempat tinggal yang layak dan sesuai dengan pendapatannya. Karena itu tak mengherankan, kalau pasokan perumahan baru yang mendominasi pasar properti di tahun 2008 ini adalah perumahan-perumahan untuk kelas menengah ini. 

Nah, di antara beragam tipe rumah di kelas ini, yang menarik diketahui adalah bagaimana positioning rumah dengan harga dengan kisaran Rp 500 jutaan? Untuk area Jabodetabek, tentu tak mudah mendapatkan rumah dengan harga Rp 500 jutaan di Jakarta. Harga tanah yang sangat tinggi di Jakarta, membuat pengembang sulit menyediakan rumah dengan kisaran harga Rp 500 jutaan di pusat kota metropolitan ini. Kalaupun toh ada, ukurannya pasti kecil dan biasanya di pinggiran kota. 

Di Jakarta, hunian dengan harga Rp 500 jutaan bisa dimiliki biasanya untuk jenis hunian vertikal. Unit-unit apartemen dengan tipe studio yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Group di Jakarta adalah contoh untuk jenis produk hunian ini. Rumah dengan harga Rp 500 jutaan sebenarnya lebih banyak didapati di daerah-daerah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Di Bekasi ada Perumahan Menteng Metropolitan, serta masih banyak kawasan perumahan yang menawarkan rumah pada kisaran harga tersebut dengan beragam model rumah.

Bila di kawasan Timur Jakarta atau Bekasi ada Menteng Metropolitan, maka di wilayah Barat Jakarta, atau tepatnya Tangerang juga masih banyak perumahan yang mewawarkan harga 500 jutaan seperti yang terdapat di BSD City. Kota mandiri yang kini menjadi pusat pertumbuhan properti di propinsi Banten ini menawarkan banyak pilihan rumah dengan range harga 500 jutaan.

Besarnya disparitas harga tanah di Jakarta dan daerah penyangganya seperti Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang bisa dimaklumi. Sebab besarnya permintaan hunian di Jakarta dan kian langkanya tanah menjadikan kota-kota penyangga sebagai alternatif pilihan bagi warga yang mempunyai budget dikisaran angka 500 jutaan. Di Jakarta mungkin sulit mendapatkan rumah dikisaran harga tersebut. Tetapi bila di kota penyangga Jakarta, dengan budget ½ milyar rupiah, konsumen sudah bisa mendapatkan rumah yang cukup bagus. Bahkan tidak menutup kemungkinan rumah 2 lantai bisa terbeli.

Tags: , , ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word