Dalam setiap pergantian tahun hampir semua orang membicarakan tren apa yang bakal menonjol pada tahun mendatang. Tidak terkecuali di dunia properti. Design rumah baik itu interior maupun eksterior, diakui oleh para pengembang properti, mempunyai peranan vital dalam menentukan laku tidaknya sebuah hunian. Karena itu seiring dengan pergantian tahun, para pengembang berlomba-lomba menciptakan inovasi dan terobosan dalam hal design rumah.
Berdasarkan liputan dan pengamatan REALESTAT ke sejumlah pengembang, tren hunian di tahun 2009 agaknya masih belum beranjak jauh dari tren di tahun sebelumnya. Dengan kata lain, design rumah simplicity atau modern minimalis dan modern tropis dengan ukuran rumah kecil dan sedang masih bakal mendominasi hampir semua perumahan di tanah air.
Memprediksi apa yang bakal terjadi pada tren hunian di tahun 2009 memang tidak mudah, banyak sekali aspek yang mempengaruhi perkembangan kecenderungan hunian yang diminati oleh konsumen. Dalam hal ini, selera konsumen yang akan menjadi trigger kemana arah desian sebuah hunian, bukan dari pengembang. Namun secara keseluruhan, design rumah model modern minimalis masih tetap dominan di tahun 2009 nanti, meski rumah model etnik dan neo-klasik masih ada peminatnya, khususnya untuk hunian berukuran besar.
Dari aspek gaya design interior yang simple dan ringkas pada hunian tipe kecil dan sedang begitu digemari oleh masyarakat perkotaan, khususnya dari kalangan pasangan muda yang bekerja, mapan, dan berpendidikan. Mengenai warna rumah, di tahun 2009 nanti akan lebih kaya akan warna dan lebih berani. Kecenderungan ini sudah dimulai pada paruh kedua tahun 2008 pada rumah berukuran kecil dan sedang.
Di Indonesia, gaya modern minimalis sesungguhnya mulai marak pada 1990-an ketika banyak profesional muda pulang dari sekolah di luar negeri. Tapi, pengertian minimalis di Indonesia sendiri sudah bergeser dan cenderung salah kaprah. Di sini, minimalis cenderung sekadar menjadi fashion atau tren gaya hidup. Kedepan, tren minimalis akan mengalami pergeseran pada konsep hunian yang ramah lingkungan. Sebab perhatian konsumen maupun pengembang terhadap aspek lingkungan jauh lebih penting ketika bumi semakin memanas, atau yang biasa dikenal dengan istilah global warming.
Kesadaran akan pentingnya aspek lingkungan terhadap kehidupan manusia juga pahami oleh sejumlah pengembang. Mereka berupaya dalam setiap langkah pembangunannya, selalu memperhatikan lingkungan. Pengembang melihat tekanan alam terhadap wilayah perkotaan khususnya, begitu besar. Selain itu, ada semacam kemudahan dan keringanan yang diberikan oleh perbankan, yaitu berupa tingkat suku bunga KPR yang lebih ringan kepada hunian yang memenuhi standar ramah lingkungan.
Tags: Tren Perumahan 2009